Senin, 30 Januari 2017
Kamis, 23 April 2015
5 Mobil Sport di Fast And Furious 7
Fast And Furious 7 merupakan
film lanjutan dari serial Fast And Furious sebelumnya. Sejak serial
pertama, film ini mampu memukau penonton dengan deretan mobil sport yang
digunakan dalam balapan. Namun tidak semua mobil sport yang digunakan
adalah keluaran tahun terbaru, ada beberapa mobil sport keluaran tahun
1960-an yang digunakan dalam film ini. Mobil-mobil tersebut dimodifikasi
sehingga mempunyai kecepatan yang luar biasa. Semua adegan dikemas
dengan menarik dan penuh ketegangan, selain itu Fast And Furious 7 juga
sangat mengharukan karena ini merupakan film terakhir mendiang Paul
Welker.
Film yang launching awal April ini
identik dengan mobil berkecepatan tinggi dan menghabiskan biaya
pembuatan yang tidak sedikit. Bayangkan saja, dalam film ini terdapat
adegan yang menghancurkan mobil senilai Rp 44 miliar, mobil Lykan
HyperSport yang dikendarai oleh Vin Diesel ini merupakan salah satu
mobil termahal di dunia yang hancur begitu saja. Mobil ini dibuat oleh W
Motorsport, dan memiliki peranan penting dalam film Serial ke tujuh
Fast And Furious. Selain itu ada sekitar 230 mobil sport di Fast And
Furious 7 yang ikut hancur dalam film ini. Semua mobil-mobil itu ringsek
seperti rongsokan.
Berikut mobil sport di Fast And Furious 7 perlu Anda ketahui
Bugatti 16.4 Veyron
Bugatti Veyron yang juga dikenal dengan
EB 16/4 Veyron merupakan mobil terkencang di dunia. Mobil ini dirancang
oleh perusahaan asal Perancis, yaitu Bugatti Automobiles SAS yang
merupakan anak perusahaan Volkswageb AG. Bugatti Veyron menggunakan
system penggerak all wheel drive dengan transmisi 7 kecepatan DSG
Sequential. Dalam film ini mobil yang menggunakan 8.000 cc dikendarai
oleh Tyrese Gibson.
Ferrari 458 Berlinetta
Produk dari perusahaan yang berlambang
kuda ini mulai diproduksi pada tahun 2012 hingga sekarang. Mobil ini
memiliki mesin V12 6.300 cc dengan 570 tenaga kuda dan merupakan mobil
pertama yang menggunakan direct fuel injection.. Ferarry 458 Berlinetta
didesain oleh Falcio Manzoni yang bekerja sama dengan rumah desain
Pininfarina.
McLaren MP4-12C
Mobil sport di Fast And Furious 7 adalah
McLaren MP4-12C. Mobil ini memiliki interior kelas premium dengan
desain yang dilengkapi komponen berteknologi tinggi. McLaren menggunakan
mesin twin turbo berkapasitas 3.800 cc. Untuk menempuh karak nol hingga
100 km/jam mobil ini hanya membutuhkan waktu 3 detik.
Dodge Viper SRT-10
Ini merupakan salah satu yang terbaik
seri Viper asal Amerika. Viper SRT-12 menggunakan mesin berkapasitas
8.000 cc yang mampu mencapai 500 tenaga kuda. Mobil ini memiliki
tampilan yang lebih baik dibandingkan dengan mobil sport lainnya. Anda
harus menyiapakan dana US$ 97.395 untuk mendapatkan mobil ini.
Dodge Charger R/T Hemi
Keistimewaan mobil ini dapat dipakai di
jalan umum maupun dalam balapan. Dodge Charge memiliki mesin 5.700 cc
dan mampu menghasilkan 707 tenaga kuda. Dalam film Fast And Furious 7
mobil keluaran Amerika ini dikendarai oleh Vin Diesel yang sangat cocok
dengan karakternya yang suka berkendara dengan kecepatan tinggi.
Rabu, 22 April 2015
Suku suku Paling Terasing yang masih ada di Indonesia
Kehidupan modern pada jaman sekarang ini yang semuanya dilakukan secara praktis, tidak dapat menyembunyikan keinginan suatu suku terpencil untuk tetap mempertahankan kehidupan mereka yang tergolong sudah sangat terbelakang dengan memilih tetap hidup berdampingan dengan alam. Jumlah suku yang ada di Indonesia tercatat 1.128 yang sebagaian besar sudah mengikuti pola hidup modern. Berikut Suku suku Paling Terasing yang masih ditemukan di Indonesia.
Suku Laut, Kep. Riau
Suku Laut atau sering juga disebut Orang Laut adalah suku bangsa yang menghuni Kepulauan Riau, Indonesia. Secara lebih luas istilah Orang Laut mencakup "berbagai suku dan kelompok yang bermukim di pulau-pulau dan muara sungai di Kepulauan Riau-Lingga, Pulau Tujuh, Kepulauan Batam, dan pesisir dan pulau-pulau di lepas pantai Sumatera Timur dan Semenanjung Malaya bagian selatan."
Sebutan lain untuk Orang Laut adalah Orang Selat. Orang Laut kadang-kadang dirancukan dengan suku bangsa maritim lainnya, Orang Lanun. Secara historis, Orang Laut dulunya adalah perompak, namun berperan penting dalam Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Malaka dan Kesultanan Johor. Mereka menjaga selat-selat, mengusir bajak laut, memandu para pedagang ke pelabuhan Kerajaan-kerajaan tersebut, dan mempertahankan hegemoni mereka di daerah tersebut.
Suku Kajang, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan
Suku Kajang hidup di Kabupaten Bulukumba, sekitar 200 km dari kota Makassar. Suku Kajang mudah di kenali, karena mereka memakai pakaian serba hitam, sorban hitam dan tanpa menggunakan alas kaki meski di desa maupun ketika ke kota. Suku ini sangat memegang teguh adat istiadatnya, mereka tidak terlalu tertarik dengan dunia luar, mereka masih menjalani hidup sebagaimana nenek moyang mereka menjalani hidup di jaman dulu kala. Dan perlu anda ketahui di Kab. Bulukumba terdapat sebuah hutan keramat bernama Hutan Karanjang, warga suku Kajang tidak di bolehkan mengambil hasil alam dari hutan tersebut, sekalipun mereka hanya mengambil ranting kayu untuk kayu bakar, jika kedapatan mereka akan di hukum dengan hukum adat.
Suku Kenekes atau Suku Baduy, Kab. Lebak, Banten
Suku Kenekes atau Suku Baduy merupakan suku dari kabupaten Lebak provinsi Banten, mereka menjauhkan diri dari dunia luar yang serba modern, suku baduy terbagi pula menjadi 2 yakni suku baduy luar dan suku baduy dalam, dari keduanya ini suku baduy luar sedikit lebih keras dalam menjaga adat istiadat mereka, mereka sama sekali tidak menggunakan apa yang di ciptakan oleh dunia moderm, seperti tidak boleh naik motor atau mobil, di perkirakan jumlah populasi suku baduy baik luar maupun dalam mencapai 8000 orang.
Suku Anak Dalam atau Kubu, Jambi
Suku anak dalam atau Orang Kubu atau di sebut juga Orang Rimbo adalah salah satu suku yang hidup di sumatera, tepatnya di provinsi Jambi, Suku ini hidup di dalam hutan-hutan, hidup dalam kelompok-kelompok, mereka kerap berpindah-pindah, jika ada salah satu anggota keluarga yang meninggal maka mereka pun akan berpindah lagi, mereka hidup dari berburu, ada juga yang bercocok tanam dan menjual hasil alam ke masyarakat biasa, suku kubu masih menganut kepercayaan animisme dimana mereka masih menyebah roh-roh atau dewa-dewa. Tapi beberapa dari mereka sudah ada yang menikah dan hidup dalam lingkungan masyakart mayoritas di provinsi Jambi.
Suku Polohi, Gorontalo

Di pedalaman hutan Boliyohato, Gorontalo hidup beberapa kelompok masyarakat nomaden yang lebih di kenal dengan sebutan Suku Polahi. Suku Polahi ini bahkan jauh lebih tertinggal daripada suku suku yang masih dianggap primitive lainnya di Indonesia. Rata rata suku primitive yang lain setidaknya sudah mulai hidup menetap dan mulai terbuka dengan kehidupan luar. Suku Polahi ini memiliki pola hidup berpindah pindah (Nomaden) dari satu hutan ke hutan yang lain. Mereka juga belum mengenal pakaian, agama bahkan mereka juga tak mengenal hari. Baca Suku Polahi Selengkapnya Disini
Suku Dani, Pegunungan Tengah, Papua
Suku Dani adalah sebuah suku yang mendiami satu wilayah di Lembah Baliem yang dikenal sejak ratusan tahun lalu sebagai petani yang terampil dan telah menggunakan alat/perkakas yang pada awal mula ditemukan diketahui telah mengenal teknologi penggunaan kapak batu, pisau yang dibuat dari tulang binatang, bambu dan juga tombak yang dibuat menggunakan kayu galian yang terkenal sangat kuat dan berat. Suku Dani masih banyak mengenakan ''koteka'' (penutup kemaluan pria) yang terbuat dari kunden/labu kuning dan para wanita menggunakan pakaian wah berasal dari rumput/serat dan tinggal di “honai-honai” (gubuk yang beratapkan jerami/ilalang). Upacara-upacara besar dan keagamaan, perang suku pun masih sering terjadi di sana meskipun tidak sebesar sebelumnya.
Suku Togotil, Halmahera
Suku Togutil atau dikenal juga sebagai Suku Tobelo Dalam adalah kelompok/komunitas etnis yang hidup di hutan-hutan secara nomaden di sekitar hutan Totodoku, Tukur-Tukur, Lolobata, Kobekulo dan Buli yang termasuk dalam Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Yang perlu diingat, Orang Togutil sendiri tak ingin disebut "Togutil" karena Togutil bermakna konotatif yang artinya "terbelakang". Kehidupan mereka masih sangat tergantung pada keberadaan hutan-hutan asli. Mereka bermukim secara berkelompok di sekitar sungai. Komunitas Togutil yang bermukim di sekitar Sungai Dodaga sekitar 42 rumah tangga. Rumah-rumah mereka terbuat dari kayu, bambu dan beratap daun palem sejenis Livistonia sp. Umumnya rumah mereka tidak berdinding dan berlantai papan panggung.
Suku Bauzi atau Orang Baudi, Papua
Suku Bauzi atau orang Baudi merupakan satu dari sekitar 260-an suku asli yang kini mendiami Tanah Papua. Oleh lembaga misi dan bahasa Amerika Serikat bernama Summer Institute of Linguistics (SIL), suku ini dimasukan dalam daftar 14 suku paling terasing. Badan Pusat Statistik (BPS) Papua pun tak ketinggalan memasukan suku Bauzi kedalam daftar 20-an suku terasing yang telah teridentifikasi. Bagaimana tidak, luasnya hutan belantara, pegunungan, lembah, rawa hingga sungai-sungai besar yang berkelok-kelok di sekitar kawasan Mamberamo telah membuat suku ini nyaris tak bersentuhan langsung dengan peradaban modern. Kehidupan keseharian suku ini masih dijalani secara tradisonal.
Suku Sakai, Kab Siak, Riau
Suku Sakai adalah komunitas asli/pedalaman yang hidup di daratan Riau. Mereka selama ini sering dicirikan sebagai kelompok terasing yang hidup berpindah-pindah di hutan. Orang-orang Sakai dulunya adalah penduduk Negeri Pagaruyung yang melakukan migrasi ke kawasan rimba belantara di sebelah timur negeri tersebut. Waktu itu Negeri Pagaruyung sangat padat penduduknya. Untuk mengurangi kepadatan penduduk tersebut, sang raja yang berkuasa kemudian mengutus sekitar 190 orang kepercayaannya untuk menjajaki kemungkinan kawasan hutan di sebelah timur Pagarruyung itu sebagai tempat pemukiman baru. Setelah menyisir kawasan hutan, rombongan tersebut akhirnya sampai di tepi Sungai Mandau. Karena Sungai Mandau dianggap dapat menjadi sumber kehidupan di wilayah tersebut, maka mereka menyimpulkan bahwa kawasan sekitar sungai itu layak dijadikan sebagai pemukiman baru. Keturunan mereka inilah yang kemudian disebut sebagai orang-orang Sakai.
Suku Korowai, Papua
Suku Korowai adalah suku yang baru ditemukan keberadaannya sekitar 30 tahun yang lalu di pedalaman Papua, Indonesia dan berpopulasi sekitar 3000 orang. Suku terasing ini hidup di rumah yang dibangun di atas pohon yang disebut Rumah Tinggi. Beberapa rumah mereka bahkan bisa mencapai ketinggian sampai 50 meter dari permukaan tanah. Suku Korowai adalah salah satu suku di daratan Papua yang tidak menggunakan koteka. Bahkan hingga tahun 1970, mereka tidak mengetahui keberadaan setiap orang selain kelompok mereka.
Sahabat anehdidunia.com asing ataupun tidak kehidupan suku mereka menurut kacamata orang lain, jika mereka merasa lebih bahagia tanpa merugikan orang lain, maka tidak ada salahnya mereke menjalani kehidupan seperti itu. Semoga artikel Unik ini dapat membantu.
Rabu, 01 April 2015
Tradisi Kejam Suku Pedalaman
Tradisi adalah sesuatu yang dilakukan sejak lama dan menjadi kebiasaan dari suatu kelompok. Jaman dulu terutama pada suatu suku pedalaman, sangat banyak kita temukan tradisi yang bisa diakatakan kejam dan mengerikan di lakukan hingga saat ini. Namun kebanyakan tradisi tersebut ditukan kepada para pria suku suku tersebut. Ternayat sahabat anehdidunia.com di beberapa suku pedalaman ternyata para wanita juga ada yang mengalami tradisi seram ini. Berikut tradisi kejam terhadap wanita suku pedalaman.
Gadis dalam Etnis Tiv yang tinggal di Nigeria diharuskan melalui ritual yang sangat menyakitkan saat menuju kedewasaan. Pada saat mendapatkan Haid, gadis suku Tiv diwajibkan menjalani ritual penyayatan perut yang sangat menyakitkan agar bisa disebut wanita sejati.
Gadis yang melalui ritual penyayatan perut akan merasa sangat kesakitan karena dalam prosesnya sama sekali tidak dilakukan pembiusan atau penangan secara medis. Ritual ini harus dilalui untuk menandakan kedewasaan dan dipercaya dapat meningkatkan kesuburan sang gadis.
Suku Sabiny Uganda Khitan Wanita
Khitan bagi kaum wanita sudah merupakan hal yang umum, namun Khitan wanita dalam suku Sabiny di Uganda ini sangat mengerikan. Dalam Khitan wanita ala suku Sabiny, bagian klitoris wanita akan dipotong sebagian atau malah seluruhnya, hal ini dimaksudkan agar hasrat seksual wanita berkurang jadi akan tetap setia pada pasangannya.
Saat proses Khitan, sang wanita harus bisa menahan sakit yang luar biasa. Suku Sabiny percaya jika sang wanita berhasil melalui rasa sakit yang luar biasa tersebut maka dia akan sanggup menahan rasa sakit saat melahirkan anak-anaknya dan dapat melalui berbagai cobaan hidup dengan tegar.
Setrika Dada Kamerun

Sebagian besar wanita di dunia ini mendambakan Payudara yang besar dan indah, namun tidak dengan wanita di negara kamerun, sebagian warga kamerun yang masih kuatmempertahankan budaya tradisionalnya meyakini bahwa payudara menonjol akan membawa keburukan bagi wanita karena akan menimbulkan birahi pria.
Hal tersebut membuat para gadis yang beranjak dewasa harus mengalami kesakitan yang teramat sangat ketika dada mereka di setrika. Para gadis yang berusia remaja disetrika dadanya menggunakan batu, palu, spatula logam atau kayu yang sudah dipanaskan, setelah itu sang gadis diharuskan memakai korset untuk menyamarkan bentuk dada. Tardisi menyakitkan ini dipercaya dapat menghindarkan sang gadis dari pelecehan seksual atau kehamilan diluar nikah yang memalukan.
Suku Nootka yang tinggal di wilayah kepulauan Vancouver mempunyai ritual menyakitkan bagi para gadis yang beranjak dewasa. Gadis yang mendapatkan "Menarche" (sebutan haid pertama bagi suku Nootka) diharuskan berendam di laut dalam keadaan telanjang dan dalam keadaan haid selama beberapa hari.
Saat ujian menyakitkan ini berakhir biasanya sang gadis sudah tidak kuat untuk berdiri dan pada saat itu anggota suku yang lain akan bersorak gembira karena sang gadis dianggap sudah berhasil melewati tantangan dan siap menjadi wanita dewasa.
Wanita Suku Amazon masih beruntung karena yang harus merasakan sakitnya di gigit semut mematikan adalah kaum pria. Berbeda dengan Suku Carib, dimana para gadislah yang harus melewati siksaan yang luar biasa sakit saat memasuki kedewasaan.
Para gadis suku carib harus melalui ritual menyakitkan yaitu tangannya dipaksa memegang gumpakan kapas yang terbakar sampai tangan mereka melepuh kemudian diharuskan menahan rasa sakit karena terbakar hingga waktu yang ditentukan. Rasa sakit yang diterima para gadis suku Carib belum usai disitu, karena setelahnya si gadis juga diharuskan memakai kain penutup yang pada bagian dalamnya dipenuhi oleh semut beracun.
Pada saat seorang gadis di suku Navajo mendapatkan haid pertamanya, dia harus melewati ritual yang cukup menyiksa yaitu lomba lari dengan memakai pakaian tradisional dari kulit rusa yang sangat berat selama empat haru berturut-turut dalam keadaan haid.Sang gadis harus bangun saat matahari terbit dan berlari menuju arah datangnya matahari terbit.
Pada saat malam setelah lomba lari yang menyiksa tersebut, sang gadis harus duduk selonjor sepanjang malam dan keesokan harinya dia diharuskan membuat kue dari tepung jagung yang sangat besar untuk diberikan keseluruh anggota suku.
Suku Ngoni memiliki tradisi kedewasaan bagi para gadis yang juga menyakitkan, tradisinya hampir sama atau bisa dibilang perpaduan dari tradisi suku Nootka dan suku Algonquin. Para gadis yang memasuki usia dewasa akan diasingkan ditempat terpencil selama tiga bulan dengan tubuh yang dibaluri dengan sejenis tepung putih yang menandakan pemisahan fisik dan rohani dari masyarakat dimana dia tinggal.
Setelah diasingkan selama tiga bulan, sang gadis masih harus menjalani satu ritual yang juga tidak menyenangkan yaitu diharuskan duduk telanjang didalam air sungai atau danau selama beberapa waktu. Sang gadis diperbolehkan keluar dari air jika salah satu wanita yang dituakan dalam suku memperbolehkannya untuk keluar.
Beruntunglah para wanita jaman sekarang yang tidak ada lagi tradisi ritual seperti itu yang sangat tidak bijaksana untuk dilakukan. semoga tradisi mengerikan terhadap wanita ini menambah wawasan anda dan tetap menanamkan bahwa segala bentuk kekejaman kepada wanita harus dihentikan.
Sabtu, 10 Januari 2015
GOKIL! Inilah Tanda Tangan Paling Lebay yang Pernah Ada
Tanda tangan, atau bahasa kerennya yaitu
signature adalah sebuah penanda untuk seseorang dalam memberikan
identitas untuk sebuah hal yang formal, dalam sisi lain juga tanda
tangan bermakna dari kepribadian orang yang memberikan tanda tangan,
tanda tangan biasanya berupa coretan simple namun susah untuk ditiru
karena hanya si pemilik yang mampu melakukannya untuk menghindari
pemalsuan tanda tangan.
Namun apa ayang terjadi tanda tangan tersebut kelewat rumit bahkan bisa dibilang lebay, seperti halnya pada foto tanda tangan berikut ini.
Namun apa ayang terjadi tanda tangan tersebut kelewat rumit bahkan bisa dibilang lebay, seperti halnya pada foto tanda tangan berikut ini.
Unik + Lucu + Foto, Maskapai Penerbangan Bertemakan Hello Kitty
Saat orang ramai bicarain Asia Air yg jatuh kemarin,ini juga Ada pesawat yang Unik.Adalah sebuah maskapai penerbangan asal taiwan bernama eva air
baru-baru ini meluncurkan pesawat dengan tema hello kitty, sudah jelas
apa yang akan anda lihat di pesawat ini. semua tentang hello kitty bisa
dilihat dipesawat ini mulai dari desain pesawat hingga interior dan juga
layanan dari pramugari yang kesemuanya menggunakan hello kitty. seperti
apa keunikan pesawat ini? berikut beberapa gambarannya.
Beberapa Foto-foto Unik dan Menarik dari Seluruh Dunia
Manusia adalah mahluk sosial, dimana tak
akan lepas dari hal-hal yang berhubungan dengan sosial masyarakat di
sekitarnya, ada hal baik dan hal buruk yang kerap terjadi, salah satunya
adalah hal unik dan menarik dari sisi manusia tersebut, kumpulan foto-foto dibawah ini akan menceritakan bagaimana kehidupan sosial penuh dengan hal-hal yang luar biasa.
Ini Namanya Kreatif
Untung Mereka Sudah Punah
Apa Bedanya dengan di Indo? Yup, Lebih Rapi.
RIP. STEVE JOBS.
Woee... Itu Mau Nyalain Mobil apa Dagang Sate?
Mau tau seperti apa kelas ekonominya?
Dimana-mana sama saja.
Pernah Lihat Orang Sebahagia Ini Ketika di tangkap Polisi?
Ini Namanya Kreatif
Untung Mereka Sudah Punah
Apa Bedanya dengan di Indo? Yup, Lebih Rapi.
RIP. STEVE JOBS.
Woee... Itu Mau Nyalain Mobil apa Dagang Sate?
Mau tau seperti apa kelas ekonominya?
Dimana-mana sama saja.
Pernah Lihat Orang Sebahagia Ini Ketika di tangkap Polisi?
Langganan:
Postingan (Atom)


























